Perangkat Dasar CCTV yang umum diketahui

Artikel
CCTV

CCTV

CCTV sendiri adalah singkatan dari Closed Circuit Television, yang dapat diartikan sebagai Perangkat Televisi yang signalnya bersifat tertutup, yang digunakan untuk mengambil gambar dan memantau aktivitas di ruang lingkup target area. Awalnya sih sahabatku sempat kaget membaca saranku untuk menggunakan CCTV, mengingat keluarganya bukanlah berada pada peringkat keluarga berada, masak harus pasang CCTV segala di rumah ? Namun setelah kujelaskan bahwa CCTV itu banyak kok typenya, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan isi kantong, barulah minatnya untuk memiliki si pengintai canggih ini melonjak tinggi.

Ngomong-ngomong tentang CCTV, ada beberapa perangkat dasar yang diperlukan dalam memastikan CCTV dapat berfungsi maksimal, yaitu;

DVR : Digital Video Recording

Merupakan alat yang berfungsi sebagai ‘otak’ dari sistem CCTV. DVR menerima signal video dari setiap kamera CCTV, melakukan rekaman dan mengeluarkan output signal video yang dapat diteruskan ke monitor. DVR yang beredar saat ini terus berkembang dan mengalami banyak perbaikan pada sistem kompresi dan telah pula dilengkapi dengan fitur-fitur terkini. Salah satunya adalah DVR yang dilengkapi dengan teknologi IP-Based [Internet Protocol Based], yang memungkinkan kita untuk dapat memantau kamera CCTV kita di mana pun kita berada. Wow, canggih ya?

CCTV Camera
Merupakan kamera yang diperlukan sistem CCTV dalam menerima signal video pada lokasi target area. Pada umumnya, CCTV Camera memerlukan adapter untuk mendapat aliran listrik yang sesuai.

Hard Disk
Merupakan media penyimpanan data rekaman. HD ini dipasang di dalam DVR, semakin besar kapasitas HD maka akan semakin lama dapat menyimpan rekaman.

Coaxial Cable
Berfungsi untuk menghantarkan signal video dari kamera CCTV ke DVR atau dari DVR ke monitor.

Power Cable, diperlukan apabila kabel kamera CCTV yang disertakan tidak cukup panjang untuk mencapai sumber listrik terdekat.

BNC Connector, yaitu connector yang dipasang pada kabel coaxial

Sumber Artikel; http://tips.alaikaabdullah.com

Mukadimah

Artikel

Hadir sebagai salah satu media online memudahkan Anda dalam mewujudkan sebuah investasi. Sebagai website penjualan kamera keamanan, cctv murah makassar memberikan banyak kemudahan dalam menemukan informasi perihal Harga CCTV murah di makassar. Dilihat dari bertambahnya jumlah penduduk Indonesia serta kesadaran masyarakat akan sebuah investasi masa mendatang, membuat CCTv dijual di makassar kian dicari. Bahkan sepanjang tahun ini, minat tentang pengawasan keamanan terus menunjukan pertumbuhan yang positif. Seperti banyaknya tempat pasang iklan CCTv dijual murah dengan mengedepankan konsep cctv harga bersaing. Kini banyak cara yang menjadi solusi untuk memecahkan keinginan Anda dalam hal kamera cctv.

Melalui cctv murah makassar Anda dapat membandingkan harga jual CCTV dari berbagai situs online yang berada di makassar.

[GoodBye Internet Explorer] Lihat DVR anda menggunakan Google Chrome

Uncategorized

Kali ini saya akan membagikan salah satu tip untuk melihat DVR menggunakan browser Google Chrome.

Seperti kita ketahui, kebanyakan DVR menggunakan ActiveX supaya dapat dibuka menggunakan browser. ActiveX ini hanya ada di browser Internet Explorer. Otomatis mau tidak mau kita tetap harus menyimpan dan menggunakan browser IE yang notabene sudah banyak ditinggalkan, saat melihat DVR.

Bagi pengguna browser Google Chrome anda dapat streaming DVR anda tanpa harus membuka Internet Explorer. Caranya adalah dengan menambahkan salah satu extension emulator Internet Extension pada Chrome anda. Ikuti stepnya di bawah ini:

 

  • Buka chrome anda dan ketikan IE Chrome pada address bar. Klik Chrome Web Store Chrome IE (untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah).

ie on chrome 1

  • Biarkan beberapa saat chrome untuk meload aplikasi pilihan kita, klik ADD CHROME setelah keluar gambar berikut.

ie on chrome 2 

  • Klik tombol Install saat ada konfirmasi

ie on chrome 3

  • Selesai.

Untuk menggunakannya ikuti langkah di bawah ini:

  1. Ketikan address DVR yang akan dilihat dan tekan enter.
  2. Saat loading page klik tombol Switch between IE and Chrome.

ie on chrome 5

Berikut contoh hasil streaming.

ie on chrome 6

Semoga bermanfaat

Copyright: Content on this web site, such as text, graphics, logos, button icons and images is the property of http://cctv-aspect.blogspot.com/2012/01/goodbye-internet-explorer-lihat-dvr.html
The selection, arrangement, and presentation of all materials on this web site is the property of https://cctvmurahmakassar.wordpress.com

[Video Hantu] Pria Kesurupan di Minimarket

Uncategorized

Terekam CCTV, seorang pria kesurupan di minimarket? Perhatikan kaca pada kulkas, tampak ada sebuah bayangan yang menggerakkan pria tersebut.

www.replikaCCTV.com
www.replikaCCTV.com/dome
www.replikaCCTV.com/box

Copyright: Content on this web site, such as text, graphics, logos, button icons and images is the property of http://www.replikacctv.com/2014/04/video-hantu-pria-kesurupan-di-minimarket.html
The selection, arrangement, and presentation of all materials on this web site is the property of https://cctvmurahmakassar.wordpress.com

Setting DVR ke Internet (Bag.3)

Uncategorized

Melanjutkan artikel sebelumnya, postingan kali ini lebih mentiitk beratkan pada pengembangan topologi jaringan DVR dengan router tambahan (baca: WIFI). Pada tulisan bag.1 dan bag.2, topologi jaringan DVR masih menggunakan topologi dasar. Yaitu

  1. Modem ADSL 1 port atau 4 port.
  2. Hub/switch.
  3. DVR.

Topologi umum speedy dengan wifi untuk penggunaan TANPA DVR seperti gambar di bawah ini:

topologi standar speedy dengan wifi

 

Dengan topologi seperti itu, biasanya DVR akan dihubungkan seperti gambar di bawah:

topologi standar speedy wifi dengan DVR

Sejauh ini, berdasarkan pengalaman, open port DVR seperti gambar di atas belum pernah berhasil. Ada 2 cara mudah untuk membuka port DVR dalam jaringan hotspot. Berikut caranya.

Cara 1.

Dengan menambahkan hub/switch seperti gambar di bawah ini. Dengan topologi tersebut tidak diperlukan settingan di modem ADSL maupun di router Access Point. Hot spot berfungsi dengan baik, dan DVR akan dengan mudah dibuka port-nya.

topologi open port DVR pada hotspot cara 1

 

Cara 2.

Cara ini dilakukan jika tidak ada budget untuk membeli hub/switch. Sebenarnya cara ke-2 ini sangat simple. Ikuti topologinya seperti gambar di bawah, dan pastikan DHCP pada router Access Point di-OFF/DISABLE-kan. Untuk membuat OFF/DISABLE DHCP seperti biasa masuk terlebih dulu ke menu router Access Point dan cari menu DHCP.

topologi open port DVR pada hotspot cara 2

Berikut salah satu contoh menu DHCP.

menu DHCP

Artikel kali ini sekaligus sebagai penutup artikel Setting DVR ke Internet. Semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan, kritik, atau saran silahkan isi kolom komentar atau bisa via email.

Copyright: Content on this web site, such as text, graphics, logos, button icons and images is the property of http://artikel-cctv.blogspot.com/2012/10/setting-dvr-ke-internet-bag3.html
The selection, arrangement, and presentation of all materials on this web site is the property of https://cctvmurahmakassar.wordpress.com

anda bingung memilih kamera cctv ?

Uncategorized

Tips dan Trik memilih kamera cctv

memilih kamera cctv ? jangan bingung dan jangan ragu,,

Berikut beberapa Tips dan Trik memilih kamera cctv

1. Sesuaikan kebutuhan camera dengan dana/budget yg tersedia.

memilih kamera cctv 300x236 Tips dan Trik memilih kamera cctvuntuk memilih kamera cctv ,Jika dana minim, ada dapat memilih kamera cctv yang memiliki resolusi rendah atau ber TVL lebih rendah, namun jika dana yg disediakan cukup besar, anda dapat memilih kamera cctv berresolusi tinggi atau ber TVL tinggi atau anda dapat memilih kamera cctv yang ber merek atau branded. Contoh cctv kamera bermerek antaralain :
Berikut beberapa standar kualitas atau resolusi gambar cctv, sekedar utk perbandingan dan sharing  saja yang tentu saja tujuannya untuk memberikan tips dan trik memilih kamera cctv:
  • 1/4 CMOS/CCD Standard Image Quality 380-420 TVL
  • 1/3 CMOS/CCD High Image Quality 480-520 TVL
  • 1/3 CMOS/CCD Very High Image Quality 540-600 TVL
  • 1/3 CMOS/CCD Ultra High Image Quality 650-700 TVL
  • dan sekarang sudah sampai ke 800 TVL super High resolusi 960H kamera CCTV
Semakin besar TVL berarti semakin bagus dan tajam gambar yg dihasilkan dari camera tersebut. Kualitas dan resolusi gambar pada camera cctv  jauh lebih unggul dan bagus dibandingkan dengan resolusi pada alat rekam/DVR, dan nantinya hasil rekam kamera cctv akan mengikuti kualitas atau resolusi dari alat rekam atau DVR tersebut, terkadang, beberapa camera cctv bahkan tidak mencantumkan besar TVL pada manualnya, dan hanya tercantum TVL Standard saja.
Hasil resolusi gambar atau video dari cctv camera 1/4 CMOS/CCD lebih rendah dibandingkan dgn 1/3 CMOS/CCD, karena 1/3 CMOS/CCD memilki bidang yg lebih besar dari 1/4 CMOS/CCD, sehingga menghasilkan gambar yg lebih bagus dan tajam, namun tentunya harga kamera cctv 1/4 CMOS/CCD  menjadi lebih mahal, dan ini merupakan salah satu yangg menjadikannya lebih penting dibanding sekedar TVL saja, karena jika chipset camera CMOS/CCD yg dipakai adalah 1/3 CMOS/CCD, dapat dipastikan camera tersebut ber TVL lebih tinggi.
Seiring dengan waktu, semakin sulit untuk membedakan atau membandingkan camera cctv bagus mana antara tipe ini, itu atau merek ini dan itu, dikarenakan perkembangan kedua chipset CMOS dan CCD yg semakin berkembang dan bersaing ketat dalam kualitas gambar video ya
ng dihasilkan, beberapa vendor bahkan tidak lagi mencantumkan besaran TVL dan hanya memberi keterangan High Resolution camera atau Super High Resolution camera saja, belum lagi telah hadirnya chipset CMOS yg melampaui kualitas CCD, terlebih lagi beberapa merek atau brand chipset yg tersedia dipasaran, kembali sesuaikan dengan budget yg disediakan saja. memilih kamera cctv yang benar

2. Pastikan pemakaian kamera CCTV untuk diluar ruang atau outdoor dan pemakaian untuk didalam ruang atau indoor.

Perlu di perhatikan juga untuk memilih kamera cctv yaitu peletakan dan fungsi kamera cctv tersebut, untuk outdoor kah atau untuk dalam ruangan ,
Outdoor camera CCTV Jika pemakaian untuk diluar ruangan atau outdoor, pilih camera CCTV yangg khusus untuk penggunaan outdoor juga. Bedanya dari camera indoor adalah camera outdoor lebih mampu mereduksi cahaya matahari dan jumlah LED infrared yg dipakai umumnya lebih banyak dibanding yg bertype indoor camera. Semua camera outdoor yg tersedia sudah weatherproof (IP66 / IP67) dan dilengkapi Pelindung utk menahan sinar matahari maupun air hujan atau biasa disebut topi camera, dan tidak perlu membeli housing lagi.
Indoor camera CCTV- Jika pemakaian untuk indoor saja, pilihannya menjadi semakin banyak, sebagian besar camera yg tersedia digunakan untuk indoor atau dalam ruangan. Sesuaikan dengan bentuk fisik camera cctv yang diinginkan dan penempatannya, entah itu di plafon, tembok atau dinding, disembunyikan atau tersamar dgnproduk lain misalnya: smoke detector camera, hidden camera dan lain-lain.
Indoor camera juga ada yg dilengkapi infrared yg berguna utk memantau pada kegelapan, namun jika ruang atau area yg dipantau cukup terang setiap saat, cukup memilih yg non infra saja. tapi untuk perkembangan saat ini, semua kamera outdoor sudah menggunakan infrared, dan sudah memiliki teknologi ICR(IR CUT Filter) yang artinya jika gelap sama sekali tidak ada cahaya atau hanya ada sedikit cahaya lampu, camera yang memilki teknologi ICR akan otomatis merubah warna gambar video yang dihasilkan menjadi hitam putih terang, di tandai dengan bunyi klek
Dome camera khusus dipasang pada plafon atau langit-langit dan tidak bisa digabungkan dengan rotator, dikarenakan tidak tersedia dudukan untuk rotator CCTV, jika ingin ber-type Dome dan dapat berputar pilih Pan Tilt Dome Camera CCTV saja, sedangkan diluar type Dome bebas saja penempatannya, dapat dipasang pada plafon maupun tembok/dinding dan juga bisa dipasangi rotator.
BOX camera mempunyai kelebihan pada lensa yg dapat diganti dan disesuaikan dgn kebutuhan, tersedia beberapa pilihan ukuran lensa yg dijual secara terpisah. Semakin kecil ukurannya semakin lebar view anglenya, dan semakin besar ukuran milimeternya semakin sempit view anglenya namun lebih zoom, atau agar praktis dapat memeilih Lensa Varifocal yg tersedia.
Camera berdimensi kecil unggul jika pada penempatannya ingin disembunyikan, namun camera berdimensi besar juga mempunyai keunggulan tersendiri yaitu camera dapat terlihat dgn jelas, sehingga sering kali hal ini merupakan momok yg cukup menakutkan para pelaku tindak kejahatan, karena area tersebut jelas-jelas terlihat dan diawasi dengan cctv camera.

3. Garansi produk camera yang diberikan

Lihat juga garansi prduk camera cctv tersebut, kebanyakan dari vendor cctv atau distributor cctv memberikan garansi produk mereka hanya 1 tahun sampai 2 tahun saja, jika ada penjual yang memberikan garansi lebih dari 2 tahun, perlu anda pertanyakan kualitasnya, benarkah sampai 5 tahun mereka akan mengganti produk jika rusak, diservice atau di ganti baru.
rata-rata semua produk elektronik , garansi tidak diberikan jika tersambar petir atau lonjakan arus listrik, atau chipset camera tersebut terbakar.
dalam hal ini menjadi sangat penting dalam memilih kamera cctv yang baik, karena berhubungan denga after sales atau service yang diberikan toko kepada pembeli

4. Toko penjual camera cctv

Pastikan juga tempat atau lokasi toko penjual cctv tersebut, pastikan toko cctv tersebut memberikan demo online atau memperlihatkan kualitas produk cctv mereka, lokasi atau tempat penjual yang pasti ada, klo memilih beli di toko online pastikan alamat si penjual atau toko cctv
Setiap camera mempunyai karakteristik, TVL, Resolusi, Merek, kekurangan dan kelebihannya masing-masing, silahkan dilihat pada keterangan yg diberikan disetiap masing-masing camera cctv tersebut
Demikian beberapa tips dan trik memilih kamera cctv yang berkualitas, mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan buat anda semua, dan satu lagi, sanjayanet menjamin barang dan produk yang di jual, kalau barang atau produk tersebut tidak bagus, kami akan bilang bahwa produk tersebut tidak bagus, tetapi barang atau produk tersebut bagus dan berkualitas, kami juga akan bilang kalau produk tersebut recomended dari kami

Copyright: Content on this web site, such as text, graphics, logos, button icons and images is the property of http://tentangcctvonline.blogspot.com/2014/04/anda-bingung-memilih-kamera-cctv.html
The selection, arrangement, and presentation of all materials on this web site is the property of https://cctvmurahmakassar.wordpress.com

10 Penyebab Kegagalan Satu Proyek (Pengantar)

Uncategorized



Di akhir pekan ini kami ingin berbagi pengalaman. Judul di atas terbetik manakala kami me-review beberapa proyek Alarm maupun CCTV yang kami pernah terlibat di dalamnya, baik sebagai Teknisi, System Design, Subkon, Technical Support dan lainnya. Pepatah yang mengatakan pengalaman adalah guru terbaik memang baru dirasakan saat ini, yaitu manakala kita sudah berada di satu titik yang tidak mungkin untuk kembali lagi.


Ternyata tidak setiap proyek dapat berjalan dan berakhir dengan mulus, bahkan beberapa diantaranya boleh dibilang gagal. Ada yang sebagian, ada juga yang gagal total. Sementara yang lainnya tidak ada kelanjutannya samasekali alias terkatung-katung. Kalaupun berlanjut, itupun hanya sebatas pada formalitas belaka, karena sebenarnya sistem tidak berjalan seperti yang diharapkan, sedangkan perbaikanpun sudah tidak bisa dilakukan. 

Kami mencoba menelusuri mengapa hal ini sampai terjadi, bagaimana menghadapinya dan apa antisipasinya. Akhirnya kami menemukan setidaknya ada 10 (sepuluh) faktor penyebab kegagalan satu proyek, yaitu:


1. Vendor kurang menyerap secara menyeluruh apa yang diinginkan oleh user
2. Desain sistem yang kurang mantap
3. Tidak ada Critical Design Review
4. Tidak adanya kesempatan untuk presentasi sistem maupun demo produk
5. Terlalu memaksakan spesifikasi suatu produk
6. Time Schedule instalasi yang terlalu dipaksakan
7. Minimnya rapat koordinasi
8. Minimnya penguasaan teknik instalasi yang benar
9. Minimnya peralatan penunjang yang memadai
10.Lemahnya pengawasan dan pencatatan progres pekerjaan


Sepuluh penyebab kegagalan ini sifatnya kolektif, yaitu faktor penyebabnya ada di semua lini, mulai dari jajaran staf sampai ke bawah (teknisi lapangan) kendati intensitasnya berbeda-beda pada setiap perusahaan. Berbekal evaluasi terhadap sejumlah proyek yang berhasil (dengan sukses), maka insya Allah pada posting selanjutnya kami ingin memaparkannya untuk anda.

Copyright: Content on this web site, such as text, graphics, logos, button icons and images is the property of http://www.tanyaalarm.com/2010/01/just-personal-opinion-kiat-agar-satu.html
The selection, arrangement, and presentation of all materials on this web site is the property of https://cctvmurahmakassar.wordpress.com

Beberapa Accessories CCTV yang Berguna (Bagian 1)

Uncategorized

Pengantar
Accessories CCTV kadangkala diperlukan, baik saat kita menghadapi problem di lapangan maupun untuk keperluan lainnya. Problematika CCTV yang paling sering terjadi adalah gangguan interferensi dan gambar gelap di malam hari. Ini adalah hal lumrah, terlebih lagi pada instalasi camera outdoor di pabrik dengan tarikan kabel yang jauh-jauh. Di sisi lain, ancaman dari petir malah kerapkali terabaikan. Jarang sekali kami dapati instalasi camera yang menyertakan anti-petir di dalamnya, kecuali setelah didapati peralatan yang rusak oleh sengatan petir. Di sinilah pentingnya accessories anti-petir dipasang. Ini hanyalah contoh saja.

Namun, di sisi user penambahan accessories CCTV ini tentu saja memakan budget yang lumayan besar. Katakan saja jika setiap titik camera dipasangi peralatan anti-petir, maka berapa banyak cost tambahan yang mesti dikeluarkan untuk 16 camera? Jadi, alih-alih membeli CCTV paket hemat, malah akhirnya biaya jadi membengkak lantaran penambahan accessories di sana-sini. Kalau begitu, seberapa pentingkah peranan dari accessories CCTV ini?

Ibarat pepatah tak kenal maka tak sayang, maka pada posting mendatang insya Allah kami akan ajak anda untuk mengenal dulu beberapa accessories CCTV yang dimaksud. Soal nantinya akan dipakai atau tidak, hal itu terserah pada anda dan vendor, sebab accessories ini ada yang mutlak harus dipasang, tetapi ada juga yang tidak. Harapan kami semoga melalui tulisan kecil ini, anda bisa mengenalinya satu per satu. Bagaimana, setuju?

Baiklah, berdasarkan fungsinya accessories CCTV ini bisa kami bagi ke dalam 4 (empat) kategori, yaitu:

1.Accessories untuk meningkatkan performance, diantaranya:
   Video Amplifier, IP Extender hingga External Infra Red Lamp.

2.Accessories untuk menghilangkan gangguan (trouble), yaitu:
   Ground Loop Isolator beserta jajarannya.

3.Accessories untuk menambah fungsi (perluasan), seperti:
  Video Distributor, Data Distributor, VGA Distributor termasuk pula RS-232 to RS-485 Converter.

4.Accessories untuk melindungi peralatan (protection), yaitu:
   Surge Protection untuk Video, Power dan Data.

Disebabkan adanya pembagian ini, maka acessories seperti: camera mounting bracket, camera housing serta pan-tilt motor tidak kami masukkan ke dalam pokok bahasan mengingat fungsi masing-masingnya sudah jelas. 

Copyright: Content on this web site, such as text, graphics, logos, button icons and images is the property of http://www.tanyaalarm.com/2012/03/beberapa-accessories-cctv-yang-berguna.html
The selection, arrangement, and presentation of all materials on this web site is the property of https://cctvmurahmakassar.wordpress.com

Settingan DVR ke Internet

Uncategorized

Sengaja saya pecah ke beberapa artikel pengantar, topik mengenai Settingan DVR ke Internet, supaya pembaca lebih memahami apa yang sedang disetting dan tentunya tulisan inti dari Settingan DVR ke Internet lebih ringkas. Bagi pembaca yang belum menyimak artikel pengantar tersebut, silahkan baca di link berikut:

Baik, saya lanjut kembali. Settingan DVR ke Internet terbagi menjadi 2 langkah yaitu:

  1. Settingan parameter jaringan DVR.
  2. Settingan parameter di modem ADSL/router.

Ada baiknya saya mulai dengan gambar topologi sistem yang akan disetting. Saya asumsikan topologi yang disetting adalah topologi basic yang sering ditemui di lapangan. Pada contoh gambar di bawah, modem yang digunakan adalah modem 1 port. Dan saat melakukan penyetingan harus ditambahkan hub/switch untuk kemudahan konfigurasi port . Jika setting sudah selesai hub/switch bisa di lepas dari sistem.

topologi basic dvr

Settingan parameter jaringan di DVR

Ada 2 parameter jaringan yang harus diatur pada DVR. Yaitu IP Address dan Port DVR. IP Address DVR harus diset static bukan DHCP. Port simpelnya diset default (tidak diubah), atau diubahpun tidak mengapa. Sedangkan parameter selain IP Address dan Port, jika ditemukan dibiarkan default saja.

 

Tipikal menu settingan jaringan di DVR adalah seperti ini:

menu network dvr 1

Atau seperti ini:

menu network dvr 2

Masih banyak variasi menu network pada DVR. Menu setup jaringan pada DVR dapat ditemukan berdiri sendiri, ataupun merupakan submenu dari menu sytem, atau hardware, tergantung dari DVR yang digunakan.

Dari contoh topologi di atas maka pengaturan parameter jaringan DVR adalah sbb:

IP Address  :  192.168.1.2

Subnet mask  :  255.255.255.0

Gateway  : 192.168.1.1

DNS  : 8.8.8.8 atau bisa di isi 208.67.222.222

Port  :  simpelnya biarkan default atau diubahpun tidak mengapa.

Note:

Untuk settingan port bisa ditemukan di submenu PORT, atau, HTTP Setup, atau MONITORING SERVER, atau langsung berdampingan dengan IP Address, dan masih banyak lagi. Menu port ini akan selalu di bawah menu network.

Settingan parameter di modem ADSL.

3 parameter yang harus diatur pada modem ADSL adalah:

  1. Range DHCP.
  2. Membuka Port DVR.
  3. Dynamic DNS.

Range DHCP.

Default range DHCP biasanya dari 192.168.1.2 s/d 192.168.1.255. Untuk menghindari konflik IP Address DVR maka range DHCP harus diubah ke 192.168.1.3 s/d 192.168.1.255. Range dimajukan ke 192.168.1.3 karena IP Address 192.168.1.2 sudah digunakan oleh DVR.

dhcp range

Membuka Port DVR (Opening Port).

Port Forwarding atau Virtual Server diset untuk membuka port jika ada device yang akan diakses dari luar, contohnya DVR. Ada 2 cara untuk membuka port, yaitu:

Melalui menu DMZ.

Biasanya menu DMZ ada di submenu ADVANCED > NAT > DMZ. Cukup isikan saja IP Address DVR, maka semua port yang ada di DVR akan langsung terbuka.

dmz for dvr

 

Melalui Port Forwarding atau Virtual Server.

Dengan port forwarding atau virtual server, port yang akan dibuka harus didefinisikan terlabih dahulu satu persatu. Jika DVR ada 3 port yang harus dibuka maka ke-3-nya harus ditambahkan ke definisi virtual server satu per satu secara manual.
Isian pada virtual server biasanya adalah: Nama aplikasi/device/server dalam hal ini sebut saja Video Server/DVR. Kemudian Start Port Number, End Port Number, Protocol, dan terakhir IP Address DVR. Contoh pengisian virtual server:

Server Name : DVR

Start Port Number : 5445

End Port Number : 5445

Protocol : TCP, UDP, atau pilih BOTH

IP Address : 192.168.1.2

Minimal harus ada 1 port pada setiap DVR. Karena banyak DVR yang memisahkan port untuk keperluan aksesing dari device yang berbeda. Misal:

Port 80 : Untuk aksesing DVR via browser Internet Explorer.

Port 10101 : Untuk aksesing DVR via softwar client.

Port 10102 : Untuk aksesing DVR via gadget Android.

Kurang lebih seperti itu. Konsepnya sama saja yaitu pembukaan port, yang berbeda cara pengisian saja antara satu modem dengan lainnya.

 

Gambar dibawah adalah salah satu contoh virtual server untuk membuka port 5445 yang digunakan oleh DVR CNB.

virtual server cnb

Jika port yang digunakan sudah di buka menggunakan DMZ ataupun virtual server, langkah berikutnya adalah melakukan pengetesan untuk mengetahui berhasil tidaknya port tersebut terbuka.

Tidak ada tools khusus, cukup buka website http://www.canyouseeme.org. Isikan port yang akan diperiksa, klik tombol Check, tunggu beberapa saat. Jika berhasil maka akan ada teks hijau Success!, jika belum berhasil akan keluar teks warna merah.

canyouseeme

Dynamic DNS.
Terakhir adalah setting parameter DDNS atau Dynamic DNS. Banyak tulisan saya yang membahas DDNS ini, silahkan dibaca kembali di blog saya.

Saya memilih mengisikan parameter DDNS di modem ADSL/router karena menurut saya updater yang paling ideal digunakan adalah modem ADSL/router. Updater DDNS di DVR hanya beberapa merk saja yang bisa diandalkan, hari ini konek besok entah. Updater di PC? memang lebih baik tetapi apa customer rela membeli seperangkat PC, atau katakanlah menggunakan yang sudah ada tetapi harus on 24 jam hanya untuk update? Tentu tidak.

Saya asumsikan pembaca sudah mempunyai hostname dari salah satu penyedia layanan free DDNS. Contoh kali ini saya menggunakan dlinkddns. Cari menu DDNS atau Dynamic DNS, biasanya ada di bawah menu Advanced Setup. Jika sudah ditemukan, kurang lebih parameter yang harus diisi seperti di bawah ini (gambar saya copas dari salah satu blog):
dlinkddns free

Untuk memeriksa apakah settingan DDNS sudah benar, atau hostname sudah menunjukan IP Address Publik yang benar lakukan step dibawah ini:

Klik Start -> Run, ketikan cmd. Akan tampil dialog box degnan background hitam (prompt dos). Pada prompt DOS tersebut ketikan sebagai berikut:

C:Documents and Settingsuser> ping bandung.dlinkddns.com

Pinging bandung.dlinkddns.com [125.166.187.130] with 32 bytes of data:

Reply from 125.166.187.130: bytes=32 time<1ms TTL=255

Reply from 125.166.187.130: bytes=32 time<1ms TTL=255

Reply from 125.166.187.130: bytes=32 time<1ms TTL=255

Dan seterusnya..

Indikator DDNS telah berfungsi dengan baik adalah:

a. Hasil ping akan reply seperti diatas.

b. IP Address dalam kurung setelah hostname (bandung.dlinkddns.com[125.166.187.130]) harus sama dengan IP Addres yang terbaca oleh web site http://canyouseeme.org.
DVR siap untuk diakses via internet ataupun gadget. Jika ada pertanyaan ataupun tambahan, silahkan saya tunggu dikolom komentar atau bisa email saya.

Sekian artikel kali ini.

Semoga bermanfaat

Copyright: Content on this web site, such as text, graphics, logos, button icons and images is the property of http://cctv-aspect.blogspot.com/2012/03/settingan-dvr-ke-internet.html
The selection, arrangement, and presentation of all materials on this web site is the property of https://cctvmurahmakassar.wordpress.com